Batang Hari, 7 Maret 2026 | Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah Aliyah (UM) MAS Darusy Syafiiyah terus mematangkan persiapan pelaksanaan Ujian Madrasah tahun 2026. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan teknis dan mental para peserta didik demi kelancaran ujian yang dijadwalkan mulai berlangsung pada 6 April 2026.
Sejalan dengan transformasi digital di lingkungan madrasah, Ujian Madrasah sepenuhnya menggunakan sistem Berbasis Android. Penggunaan gawai (smartphone) sebagai media ujian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi penilaian, serta membiasakan siswa pada ekosistem digital yang positif.
Berdasarkan data panitia ujian, tercatat sebanyak 39 peserta didik akan mengikuti rangkaian ujian ini. Pihak madrasah telah melakukan serangkaian simulasi guna memastikan perangkat Android milik siswa dapat terhubung dengan server ujian tanpa kendala teknis.
Kepala MAS Darusy Syafiiyah menyampaikan bahwa pemantapan ini bukan sekadar soal teknologi, melainkan juga penguatan integritas siswa.
"Kami ingin memastikan bahwa meskipun ujian menggunakan perangkat masing-masing, nilai kejujuran tetap menjadi prioritas utama. Dengan 39 peserta yang ada, kami optimis pelaksanaan pada 6 April mendatang akan berjalan kondusif," ujarnya.