Kamis (15/10/2026) — Mahasiswa PPL dan PKM Universitas Islam Batang Hari bersama MAS Darusy Syafiiyah menyelenggarakan pelatihan kaligrafi yang diikuti oleh siswa kelas X dan XI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan seni Islam, serta menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap keindahan tulisan Al-Qur’an. Berlangsung khidmat, kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh perhatian.
Pelatihan menghadirkan Ustadzah Muta’allen, Direktur Sanggar Kaligrafi Al-Kitabah Muara Bulian, sebagai pemateri. Para siswa mendapatkan pembelajaran mengenai seni kaligrafi Islam yang tidak hanya mengedepankan keindahan tulisan, tetapi juga membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan. Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan mampu mengenali serta mengembangkan potensi seni mereka sekaligus menjadikan kaligrafi sebagai sarana mengekspresikan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Kepala MAS Darusy Syafiiyah, Sugeng Riyadi, S.Sos., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan inspiratif. “Kami berharap pelatihan ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan kaligrafi, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, melatih kesabaran, serta mendorong mereka untuk terus berkarya. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa PPL dan PKM Universitas Islam Batang Hari bersama MAS Darusy Syafiiyah dalam mendukung pengembangan potensi dan kualitas pendidikan peserta didik,” ungkapnya.
Pelaksanaan pelatihan kaligrafi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa perguruan tinggi dan pihak madrasah dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Sinergi mahasiswa PPL dan PKM Universitas Islam Batang Hari bersama MAS Darusy Syafiiyah diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan edukatif dan inovatif. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya kreativitas, karakter Islami, dan generasi muda yang mampu menjaga serta melestarikan seni kaligrafi sebagai bagian dari warisan peradaban Islam.
HUMAS Media DARSYA