BATANG HARI – Suasana malam yang hangat dan penuh kebersamaan menjadi salah satu momen berkesan dalam Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan Pangkalan Pramuka MAS Darusy Syafiiyah. Melalui upacara api unggun, para santri bersama pembina Pramuka mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian dan solidaritas. Dalam prosesi tersebut, Sri Anjani, S.Pd., bertugas sebagai sesepuh upacara api unggun. Nyala api yang menerangi suasana perkemahan menjadi simbol semangat kepramukaan yang diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap peserta, terutama dalam mengamalkan nilai Satya dan Darma Pramuka di kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 17–18 Oktober 2026, di lingkungan Pangkalan Pramuka Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah. Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Ketua Gugus Depan, Sugeng Riyadi, S.Sos., M.Pd., bersama seluruh pembina Pramuka serta mahasiswa PPL–PKM Universitas Islam Batang Hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MAS Darusy Syafiiyah dalam memperkuat pendidikan karakter melalui kepramukaan, sekaligus membekali santri dengan pengalaman yang mendukung perkembangan sikap dan keterampilan.
Sepanjang perkemahan, antusiasme peserta terlihat dalam suasana kegiatan yang dinamis, akrab, dan sarat pembelajaran. Berbagai aktivitas kepramukaan menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Kehadiran pembina dan mahasiswa PPL–PKM Universitas Islam Batang Hari turut mendukung jalannya kegiatan melalui pendampingan dan keterlibatan aktif. Interaksi yang terbangun selama perkemahan memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam lingkungan pendidikan pesantren.
Pelaksanaan perkemahan ini menegaskan komitmen MAS Darusy Syafiiyah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecakapan hidup. Melalui kegiatan kepramukaan, santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Kolaborasi antara madrasah, pembina Pramuka, dan mahasiswa PPL–PKM Universitas Islam Batang Hari menjadi bagian dari upaya mendukung pembinaan tersebut. Dengan semangat persaudaraan dan pengabdian, Pramuka MAS Darusy Syafiiyah diharapkan terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Humas Media Darsya